Text berjalan

Selamat Datang di blog Lydia angelina

Sabtu, 30 Maret 2013

konfirmasi keputusan pelanggan

Pendahuluan

         Istilah konfirmasi bila ditinjau dari segi Etimologi (bahasa) berasal dari bahasa Inggris
confi rm atau conconfi rmation yang berarti menguatkan, penguatan atau pengesahan. Sedangkan konfi rmasi dari segi istilah di antaranya yaitu konfi rmasi akan memperteguh hubungan interpersonal, sedangkan diskonfi rmasi akan merusaknya. Pengertian konfi rmasi selanjutnya dihubungkan dengan kegiatan bisnis yang di antaranya untuk meminta kepastian terhadap calon pelanggan apakah diteruskan ke tahap kesepakatan (
closing) atau tidak, maka pengertian konfi rmasi keputusan pelanggan berarti upaya yang diperlukan pengusaha untuk menguatkan dan memastikan keputusan pembelian atau pembatalan pembelian dari calon pelanggan. Konfi rmasi juga untuk memperteguh hubungan interpersonal antara pengusaha dan calon pelanggan, dalam mengonfi rmasi keputusan pelanggan diperlukan suatu komunikasi Bisnis yang efektif untuk itu penjual harus memahami serta menguasai terlebih dahulu pengetahuan (ilmu) tentang komunikasi

A. Efektivitas Komunikasi

 Komunikasi antara penjual dan pembeli khususnya dalam melakukan konfi rmasi kepada pelanggan mengenai produk yang dipesan termasuk pada kategori komunikasi interpersonal menurut Jalaludin Rachmat dalam buku ”Psikologi Komunikasi“, komunikasi interpersonal dinyatakan efektif bila pertemuan komunikasi merupakan hal yang menyenangkan bagi komunikan artinya komunikasi penjualan dalam konfi rmasi keputusan pelanggan tentang produk yang akan dibeli dikatakan efektif bila hasilnya dapat menyenangkan penjual. Artinya produk yang kita tawarkan sesuai dengan keinginan pelanggan dan pelanggan merasa puas.

1. Pengertian Komunikasi

Perkataan komunikasi adalah, berasal dari bahasa Latin, Communicare
yang artinya sama.
 Jadi, secara etimologis komunikasi berarti proses untuk memperoleh pengertian yang sama. Berdasarkan arti praktisnya, komunikasi adalah suatu proses pengiriman/penerimaan informasi, berita atau pesan antara dua orang atau lebih dengan menggunakan cara yang tepat, sehingga informasi, berita atau pesan yang dimaksud dapat dimengerti oleh keduanya. Dalam aktivitas

Etika berkomunikasi dalam penyampaian informasi

 Dalam menyampaikan informasi ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan yaitu:
• Menggunakan cara informasi yang paling mudah
 Komunikasi akan lancar apabila tidak ada reaksi mengenai informasi yang telah disampaikan dengan kata-kata yang tidak berbelit-belit.
• Menggunakan alat komunikasi yang sederhana
 Alat komunikasi dengan cara yang sederhana dengan menggunakan surat-menyurat, telepon atau bicara langsung. Adapun yang dimaksud dengan komunikasi langsung yaitu komunikasi tatap muka.
• Kesamaan pengertian
 Informasi atau berita yang dikirim harus memiliki kesamaan makna dan pengertian bagi pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi. Asas ini menghendaki agar informasi atau berita yang dikirim tidak menimbulkan salah pengertian atau salah penafsiran bagi penerima berita. Interprestasi yang berbeda-beda akan terjadi bila informasi itu dikirimkan kepada lebih dari satu penerima berita yang tingkat pengetahuan dan pengalamannya berbeda-beda. Akibatnya penafsiran terhadap informasi atau berita yang diterima akan berbeda-beda pula. Dalam hal ini perlu adanya konsistensi dan ketegasan isi berita/informasi.
• Penggunaan alat komunikasi yang sederhana
 Dalam komunikasi diperlukan penggunaan sarana atau media komunikasi yang sederhana. Suatu informasi atau berita yang tidak begitu penting mungkin cukup dikirim melalui surat. Akan tetapi, apabila berita itu sangat penting dan perlu segera diketahui, oleh komunikan akan lebih efektif jika dikirim melalui telepon, telex, faksimili, radio atau televisi.
• Bermanfaat dan menguntungkan
 Dalam komunikasi harus diperhatikan hal-hal yang bersifat menguntungkan, baik dalam hal isi, alat, maupun cara penyampaian informasi. Asas atau prinsip ini merupakan rangkuman dari prinsip pertama, kedua, ketiga, dan keempat yang pada dasarnya menghendaki efi siensi dan efektivitas dalam berkomunikasi.


memiliki keterampilan berkomunikasi juga harus berusaha menjaga etika dalamberkomunikasi. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam etika komunikasi dengan pelanggan adalah:
1. Berkomunikasi dengan cara berpikir positif, sehat, dan logis (masuk akal)
2. Berkomunikasi dengan cara berpenampilan serasi
3. Berkomunikasi dengan cara Sikap menghargai.
4.  Perhatian
5. Mendengarkan dan memahami
6. Sopan dan rendah hati
7.  Tindakan Pelayanan komunikatif

B. Komunikasi Bisnis

 Keahlian seorang penjual dalam berkomunikasi melupakan alat promosi untuk memengaruhi minat calon pembeli dalam berbelanja, komunikasi adalah proses untuk memperoleh pengertian yang sama, menurut Willam C.H. Imstreet danWayne Murlyn Batty, dalam Business Communicatian: Principles and MethodKomunikasi adalah suatu proses pertukaran komunikasi bisnis adalah komunikasi yang dilakukan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai bentuk komunikasi baik komunikasi verbal maupun komunikasi nonverbal. Kegiatan yang dilakukan oleh komunikator bisnis/komunikasi pemasar adalah merupakan kegiatan yang membantu dalam pengambilan keputusan di bidang pemasaran serta mengarahkanpertukaran agar lebih memuaskan dengan cara menyadarkan semua pihak untuk pihak yang lebih baik.

1 komentar:

  1. Jeste li u financijskoj krizi, tražite novac za pokretanje vlastitog posla ili plaćanje računa?, PLAĆAJTE KASNIJE, Zajmovi sve vrste zajmova od 5,000€ do 1,000,000€ uz nisku kamatnu stopu od 2% Prijavite se sada e-poštom na: ( paylaterloan1960@aol.com )

    BalasHapus